Lawan Radikalisme, Sulut Berkoalisi



MANADO - Kesatuan negara Indonesia yang kini diobok-obok oleh rongrongan oknum untuk kepentingan kelompok, sontak membuat komponen masyarakat Sulut menggelar aksi damai ke DPRD Sulut.

Komponen masyarakat Sulut yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Sulut dibawah koordinator lapangan Tommy Sampelan dan Pendeta Nicko Gara memberikan beberapa tuntutan yang  wajib menjadi sikap politik dari DPRD Sulut.

Koalisi Rakyat Sulut dalam aksi damai pada  senin (28/11/2016) siang ini secara tegas meminta DPRD Sulut menyatakan sikap dan Berkomitmen menjaga 4 pilar negara ini.

Mereka mengharuskan sikap politik daerah untuk menolak Organisasi masyarakat (Ormas) yang Radikal,Terorisme dan Rasisme, mendukung pemerintah membubarkan Ormas tersebut serta mendesak aparat penegak hukum bersikap profesional dan menghimbau agar masyarakat menjaga kemanan.

Wakil ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut saat menerima aksi damai tersebut menyatakan tuntutan aksi akan ditandatangani oleh seluruh anggota DPRD Sulut sebagai bentuk sikap politik sesuai kewenangan dalam menjaga kesatuan NKRI.

"4 Pilar wajib dijaga dan NKRI harga mati bagi kami, lawan jika ada yang merong-rong negara ini. Kami selalu bekerja untuk daerah dan negara karena itu Sulut Sulit disulut dan ini telah terbukti sejak dahulu sampai sekarang terlevih dibawah kepemimpinan bapak pembangunan kita gubernur Olly Dondokambey,"tegas Lumentut.

Lumentut menjanjikan perjuangan atas tuntutan tersebut akan diteruskan ke pusat serta meminta agar warga Sulut tetap menjaga stabilitas daerah.

"Jangan terpancing dengan situasi yang ada saat ini, kami selalu memantau stabilitas daerah bekerjasama dengan pihak kepolisian daerah,"tandas Politisi Gerindra ini.(Obe)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini