Banmus DPRD Sulut "Boikot" BUMD PT Membangun Sulut Hebat




MANADO - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Membangun Sulut Hebat (MSH) meski struktur kepengurusan telah dilantik oleh Gubernur Olly Dondokambey beberapa waktu lalu nampaknya belum dapat difungsikan, pasalnya terkendala dengan penyertaan modal yang masih belum ada kejelasan persetujuan dari pihak DPRD Sulut sebagai payung hukum mengeluarkan anggaran Rp25 Miliar modal awal BUMD Sulut.

Pada kamis 5 Januari 2017 beberapa hari lalu, pimpinan dewan dan pimpinan fraksi melakukan pertemuan membahas agenda DPRD Sulut untuk dibawa kedalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang diantaranya akan memparipurnakan pemendangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyertaan Modal ke PT MSH dan Bank Sulutgo pada Selasa (10/1/2017), namun ditolak oleh Rapat Banmus.

Rapat Banmus pada Senin (9/1/2017) yang dipimpin Stevanus Vreeke Runtu (SVR) belum menyetujui pelaksanaan paripurna tersebut menundaklanjuti pertanyaan para anggota Banmus seputar penyertaan modal ke PT MSH.

Ketua fraksi Golkar Edison Masengi ngotot agar mendapatkan pemahaman jelas sebelum memberikan pandangan fraksi.

"Sampai saat ini kami anggota dewan belum mendapatkan penjelasan konkrit terkait PT MHS, belajar dari pengalaman banyak kejadian penyertaan modal yang jadi sorotan miring kami tidak ingin kecolongan jadi sebaiknya paripurna ditunda dulu," terang Masengi.

Senada juga disampaikan oleh anggota Banmus Denny Sumolang yang fokus mempertanyakan legalitas dari PT MHS.

"Setahu saya BUMD ini bernama PT Membangun Sulut Hebat tapi ekornya pakai kata perusahaan daerah dan sampai kini belum diketahui apakah PT MHS ini telah memiliki legalitas di kementrian Hukum, bagaimana kita dapat menyetujui penyertaan modal ini," tegas Sumolang.

Menengahi ini, SVR memintakan agar sekertaris DPRD Sulut Bartolomeus Mononutu menjadwalkan pertemuan dengan pemerintah provinsi guna mendapatkan penjelasan yang detail terkait PT MHS karena untuj anggaran 2017 tidak tersedia anggaran untuk penyertaan modal tersebut.(Obe)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini