OLLY DONDOKAMBEY Pasang Target, NETTY PANTOUW Kerja Ekstra



MANADO - Gubernur Sulut Olly Dondokambey memasang target 15 medali emas untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020 menjadi salah alasan dibentuknya tim akselerasi.

Tim Akselerasi yang dibentuk akhir tahun 2017 lalu diketuai oleh Netty Agnes Pantouw mengambil satu kebijakan strategis bagi atlit-atlit Sulut.

Dalam rapat koordinasi Komisi I DPRD Sulut bersama Badan Kepegawaian (BKD) dan Dinas Olahraga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terkait pengangkatan Tenaga Harian Lepas bagi atlit berprestasi.

Ketua Komisi I Ferdinand Mewengkang menyatakan memberikan dukungan penuh terhadap langkah gubernur Olly Dondokambey dalam upaya peningkatan kesejahteraan atlit demi topang prestasi daerah.

Sementara itu, Jems Tuuk mengharapkan perhatian terhadap kalangan pelatih disemua cabang olah raga dengan diakomodir masuk sebagai THL.

Ketua Tim Akselerasi Netty Pantouw menuturkan, pengangkatan THL bagi atlit berprestasi dengan tujuan mensejahteraan atlit.

"Kekhawatiran atlit Sulut adalah kesejahteraan dan masa depan, akibat kurang perhatian pemerintah daerah selama ini yang menyebabkan banyak atlit kita yang berprestasi lebih memilih ke provinsi lain, salah upaya adalah THL," tegas Sri Kandi Minut.

Lebih lanjut dikatakan Pantouw, dalam penjaringan THL bagi atlit sulut yang diutamakan adalah komitmen bagi daerah.

"Yang akan dilihat nanti, prestasi yang dihasilkan selama ini baik tingkat daerah maupun nasional dan yang terpenting adalah atlit yang mampu memberikan komitmen. Jangan sampai daerah sudah memberikan perhatian terhadap atlit, namun disaat kegiatan PON akan berlangsung, justru atlit ini membela daerah lain,karena itu wajib berkomitmen," tegas Netty Pantouw yang juga mantan Atlit Voly Sulut.

Sementara itu, Kepala Dispora Sulut Jani Lukas ketika ditemui wartawan mengatakan, usulan diangkatnya para atlet sebagai THL sebagai upaya untuk menarik atlet berprestasi asal Sulut yang saat ini sementara bermain untuk daerah lain.

“Untuk meraih sukses di PON di Papua nanti, kita akan menarik para atlet asal Sulut di luar daerah dan akan diperjuangkan untuk menjadi THL,” ujar Jani.

“Nantinya ada Tim Akselarasi yang akan mempersiapkan para atlet dan pelatih tersebut. Sekira ada 30 hingga 40 atlet dan pelatih yang akan diangkat,” tandasnya.(Obe)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini