JRT : Jangan Jadikan DPRD Sulut "Kuburan" Aspirasi

Ilustrasi (Istimewa)

MANADO - Informasi Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Sulut, Jackson Ruaw bahwa anggota DPRD Sulut tak nyaman dengan kehadiran warga, dinilai salah satu bentuk pengkhianatan terhadap warga Sulut.

Sekertaris Jendral (Sekjen) Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK), Jim Robert Tindi menyangkan sikap para legislator Sulut.

"Mungkin harus diingatkan lagi kepada para anggota dewan ini, Mereka adalah utusan dari rakyat yang dipili oleh rakyat mewakili rakyat untuk menjadi kaki tangan rakyat untuk memperjuangkan rakyat," tukas Tindi.

Apapun itu, Menurut Tindi, para anggota dewan punya tugas utama menyuarakan aspirasi rakyat. Warga ke kantor, bukan ingin menyampaikan aspirasi, wajib diterima bukan lakukan pembatasan dengan melapis diri dengan protokoler kemanan.

"Jangan karena keinginan segelintir anggota dewan yang sengaja menghindar dari konsituen, kemudian menjauhkan warga, itu menggelikan,jangan jadikan DPRD Sulut sebagai kuburan aspirasi," tegas Tindi.

Seperti diketahui, sebelumnya Sekretariat DPRD Sulut melalui Kabag Umum Jackson Ruaw menyatakan akan segera berlakukan protokoler berlapis demi menjaga kenyamanan anggota dewan.

"Keluhan anggota dewan, saat berada didalam rungan kerja pribadi, mereka merasa tergganggu kenyamanan,karena warga terlalu bebas masuk keluar. Seringkali, para anggota dewan saat mengintip dari balik tirai ruangan, melihat warga yang lalu lalang didepan pintu, sehingga untuk keluar ruangan,para anggota dewan merasa tak nyaman," kata Ruaw.

Link Terkait :

http://www.redaksisatu.com/2018/02/kunjungan-warga-ganggu-kenyamanan.html?m=1

Menurut Ruaw, Protokoler pengaman tersebut akan segera dijalankan seusai penyelesaian pintu akses kelantai dua selesai.(Obe)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini