Michaela Elsiana Paruntu Didaulat Ketua HKTI Minsel


Ketua HKTI Sulut Syarly Adelyn Sompotan saat Memberikan SK Kepada dr Michaela Elsiana Paruntu MARS (MEP)

MINSEL - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut),yang diketuai oleh Syarly Adelyn Sompotan (SAS), Rabu (11/12/2019) melaksanakan rapat Konsolidasi dan Evaluasi yang dilaksanakan di Hall Minahasa Baru, Wanea Plaza Manado.

Kegiatan Konsolidasi dan Evaluasi yang dilaksanakan ini, dr Michaela Elsiana Paruntu MARS (MEP) didaulat sebagai ketua Dewan Pimpinan Kabupaten HKTI. Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Ketua HKTI Provinsi Sulut Syarly Adelin Sompotan (SAS) melantik, dr Michaela Elsiana Paruntu MARS (MEP) sebagai Ketua HKTI Kabupaten Minahasa Selatan.

dr Michaela Elsiana Paruntu MARS (MEP) mengatakan, sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya (Michaela), dan inj merupakan tangung jawab dan amanah, untuk menjalankan tugas dan tangung jawab kepada masyarakat yang ada, dan tentunya akan bekerja berkarya memajukan dan mengsejahtrakan para Petani Khususnya yang ada di Minsel

“Kami merasa tertantang sebagai suatu organisasi yang harus sanggup memberi solusi bagi para petani yang tentunya dapat berdampak pula pada perekonomian insan tani itu sendiri, bahkan roda perekonomian di Minsel khususnya," Ucapnya.

Lanjut Michaela, kami bertekad memperkuat organisasi sehingga bisa memberikan peran dan kontribusi yang lebih besar bagi para petani yang tentunya membutuhkan kolaborasi aktif dan solid dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bahkan seluruh stake holder yang ada untuk bersama-sama membangun kedaulatan pangan, memakmurkan petani dan menjadikan petani semakin maju bahkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan pertanian," Ucap Istri dari Jams Arhtur Kojongian ini.

Ini Program DPK HKTI kepemimpinan dr Michaela Paruntu, MARS
1. Menyusun struktur kepengurusan DPK HKTI Minsel dan pengurus HKTI Kecamatan.
2. Menyusun rancangan program dan kegiatan HKTI Tahun 2020
3. Melaksanakan konsolidasi dgn pengurus kecamatan
4. Mengawal setiap program pemerintah untuk petani
5. Berkontribusi bagi pengembangan komoditi strategis berbasis unggulan nasional dan lokal.
6. Berupaya memperkuat akses pemasaran hasil bagi petani.

(Sten)*


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini