Guru dan Orang Tua Harus kompak Hadapi Covid 19



MANADO - Masa libur panjang akibat  pandemik Covid 19 secara nyata memunculkan multiplier efect, semua sisi kehidupan terdampak, semua kita secara langsung atau tidak langsung merasakannya.

Disaat Kemendikbud serta Pemerintah Daerah mengeluarkan edaran kebijakan belajar di rumah dengan meliburkan sekolah sebagai upaya pencegahan penularan Covid 19, Hal ini tentunya secara langsung berdampak pada siswa termasuk anak usia dini di lembaga PAUD baik TK maupun Kelompok Bermain.

Pembelajaran di PAUD adalah Bermain sambil Belajar sehingga tak heran mengherankan Menurut Kepala Sekolah TK Sevenbafs Bunda Youla Diana Tielung mengatakan bahwa anak-anak yang ada di lembaga PAUD yang beliau pimpin banyak yang mengatakan kangen sekolah. Lebih jauh lagi, mereka menjelaskan bahwa mereka ingin bertemu dengan teman-temannya, hal ini nampak seperti di Channel Youtube Sevenbafs School, lewat Video Kreatif yang dibuat, anak-anak mengungkapkan isi hati mereka di https://youtu.be/u_a2kyHcdOE

TK Sevenbafs merupakan salah satu lembaga PAUD di Minahasa Utara yang melaksanakan pembelajaran Daring dengan Aplikasi Zoom, WAG dan Group Messenger yang dikombinasikan dengan Pembelajaran Luring dengan memberikan bahan ajar dengan cara door to door ke rumah siswa membawa bahan ajar dan menjemputnya kembali atau dengan cara orang tua siswa menjemput langsung bahan ajar yang sudah disiapkan disekolah, agar supaya siswa tidak ketinggalan. Bisa di lihat di Channel Youtube Sevenbafs School : https://youtu.be/HzuRGa9YGDA

Bunda Jeni Lino salah satu orang tua murid yang juga sebagai guru di TK Sevenbafs mengatakan bahwa Liburan kali ini terasa sangat panjang, sejak diliburkan  mulai 16 Maret sampai 31 Maret hingga kembali diperpanjang sampai 31 Mei 2020.
Namun, Libur kali ini sebenarnya memberi kesempatan yang lebih luas kepada anak untuk memperolah pendidkan informal, pendidikan informal yang dimaksudkan adalah pendidikan dalam lingkup keluarga. Tinggal bagaimana orang tua menciptakan suasana yang menyenangkan sebab melalui rasa senang anak akan mudah memahami hal baru kemudian mengeksplorasinya hingga pada tahap mengambil kesimpulan untuk dijadikan nilai kehidupan.

Bunda Youla Diana Tielung sebagai Kepala TK Sevenbafs menyarankan kepada Orang tua dirumah dalam pembelajaran, Tegas Boleh tapi Jangan Galak, Marah Boleh tapi Jangan Pemarah, Gemas Boleh tapi jangan menyakiti. Berusalah bersikap lembut untuk menarik hati anak, temani mereka dan sabarlah dalam memberi jawaban atas banyaknya pertanyaan mereka...hehe dan yang terakhir Jangan Pernah Memberi Mereka Label Buruk. Saatnya orang tua bersama guru bahu membahu menjadi pengawal generasi Emas Indonesia. Salam Sehat

Penulis : Petrus Punusingon

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini