Pratasis : Bobroknya Mental Birokrasi Sulut




MANADO, Redaksisatu.Com - Sepuluh program prioritas daerah pemerintahan Olly Dondokambey (OD) - Steven Kandouw (SK) untuk tahun anggaran 2018 diplot Rp1,4 Triliun, namun dinilai masih ada program yang pembiayaan mengganjal.

Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia - Perjuangan (PAMI-P) Noldy Pratasis merasa heran dengan salah satu program yang penyediaan anggarannya cukup fantastis Rp144,5 Miliar seakan pembuktian bobroknya mental birokrasi Sulut.

"Program revolusi mental dan reformasi birokrasi seakan suatu pembuktian bobroknya mental birokrasi di pemerintah provinsi, memang sudah sampai urgent seperti itu sehingga anggarannya harus sampai wah seperti itu," kata Pratasis.

Ia justru merasa heran dengan minimnya program pembangunan kesehatan hanya dianggarkan Rp12,7 Miliar.

"Justru yang bersifat penting bidang kesehatan, tapi bagian ini yang minim perhatian. Kepentingan masyarakat yang seperti ini harusnya diperhatikan pemerintah, saya takutkan dengan program revolusi mental dengan anggaran tersebut justru sepertinya jadi titipan proyek," ungkapnya.

Pratasis juga mempertanyakan minimnya topangan anggaran untuk program Pembangunan Pariwisata hanya Rp11 Miliar.

"Program pengembangan pariwisata adalah program pokok dari salah satu 7 program pokok OD-SK, tapi justru minim sentuhan anggaran. Wisatawan asing banyak yang datang, tapi keleleran tak tahu diarahkan kemana, lokasi wisata yang harusnya dibangun bukan urus mental birokrasi," tegasnya.

Lebih parahnya lagi, pertanian lewat program kedaulatan pangan yang terdiri dari pertanian,perkebunan,perikanan dan kelautan dengan anggaran Rp24 Miliar.

"Apakah dengan besaran anggaran tersebut dapat menjamin petani dan kebutuhan pangan masyarakat,"tandasnya.(Obe)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini