Bupati Tetty Paruntu,Selama Pemeriksaan Dari BPK Tidak Ada pejabat Keluar Daerah



MINSEL,Redaksisatu.com - Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, bertempat di Lantai IV Kantor Bupati, pada Kamis 07 Februari 2019, Melakukan Entry Meeting dengan Tim BPK-RI Perwakilan Sulawesi Utara, sebelum Tim BPK Provinsi Sulawesi Utara akan melakukan kegiatan pemeriksaan keuangan di Minahasa Selatan.

Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, dalam sambutannya mengharapkan kepada Tim BPK Provinsi Sulawesi Utara, untuk dapat menjalankan tugas dengam baik, agar supaya laporan keuangan pemerintah kabupaten Minahasa Selatan akan lebih baik, lebih akuntabel, dan dimampu mempertahankan opini WTP, yang dimana telah diraih oleh Kabupaten Minsel dua kali berturut-turut (Brace WTP).

“Saya mengaharapkan agar Tim BPK Provinsi Sulawesi Utara dapat menjalankan tugasnya dengan baik, akuntabel, sehingga Minsel mampu meraih Treble WTP (tiga kali WTP berturut-turut), karena sebelumnya Minsel sudah berhasil meraih Brace WTP, lewat opini yang diberikan oleh BPK, atas pengelolaan keuangan di Kabupaten Minahasa Selatan,” kata Bupati Tetty Paruntu.

Bupati Tetty Menegaskan pula kepada para kepala SKPD, agar dapat berkoordinasi baik dengan Tim Pemeriksa, dan kalau ada keperluan yang sangat tidak penting, agar Kepala Daerah tidak keluar daerah, para Kepala SKPD harus mampu berkoordinasi dengan baik, guna pemeriksaan keuangan di Minahasa Selatan, karena BPK Provinsi Sulawesi Utara akan berada di Kabupaten Minahasa Selatan selama 35 hari.

“Saya menegaskan kepada para kepala SKPD, agar tidak keluar daerah selama Tim BPK Sulawesi Utara melaksanakan tugasnya untuk pemeriksaan keuangan di Minahasa Selatan, kalau ada urusan yang memang sangat tidak penting, saya harap para Kepala SKPD, untuk tidak keluar daerah, tapi harus berada ditempat dan berkoordinasi dengan tim pemeriksa BPK Sulawesi Utara, kita harus meraih Predikat Treble WTP, atau tiga kali berturut-turut meraih WTP,” tambah Bupati Cantik tersebut.

Entry Meeting tersebut dihadiri Tim BPK-RI Perwakilan Sulawesi Utara yang terdiri dari Ruspita Dewi (Pengendali Teknis), Rivey Jasin (Ketua Tim), Ishak Boway (Anggota), Emeraldi Putra Petrus (Anggota), Gina Eka Jati (Anggota), serta dihadiri pula oleh Sekda Minsel Denny Kaawoan SE, para Kepala SKPD, Para Camat, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, dan Bendahara Barang.*(Stanley)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini