Pilihan Warga Nusa Utara Di Manado, Jatuh Hati Dengan Caleg Deprov Ini



MANADO - Warga Nusa Utara domisil di Kota Manado untuk pemilihan calon legislatif (Pilcaleg) 2019 nanti ternyata telah menuntukan pilihannya.

Ketua Forum Generasi Muda Nusa Utara Peddy Mandak, dalam rilisnya beberapa waktu lalu, menunjukan nama Arthur Kotambunan sudah "mendarah daging" baging warga Nusa Utara yang ada di Manado.

Ternyata, secara diam-diam, Arthur Kotambunan selama beberapa tahun sejak dirinya menjadi Wakil ketua DPRD Sulut periode 2009-2014 banyak menyentuh kepentingan warga nusa utara di kota Manado dan terus berlanjut sampai sekarang.

"Data yang ada pada kami menunjukan, banyak warga nusa utara di kota Manado yang menerima program sosial kemanusian langsung dari Arthur Kotambunan," kata Mandak.

Menurut Mandak, meskipun Arthur Kotambunan sudah tak duduk sebagai anggota dewan, Justru Kotambunan tak pernah lupakan sumbangsih terhadap warga nusa utara ini.

"Saya masih ingat bagaimana arthur kotambunan ikut menyumbangkan seluruh gajinya untuk para hamba Tuhan, termasuk hamba Tuhan yang berasal dari etnis nusa utara," beber owner salah satu cafe di bilangan kampus ini.

Komitmen Arthur Kotambunan Caleg dari partai PDI Perjuangan untuk DPRD Sulut daerah pemilihan Manado dengan nomor urut 7, menurut Mandak, bukan hanya sebatas janji semata, namun, dimata mantan fungsionaris PG Sulut ini, Kotambunan sudah membuktikannya sebelum menjadi anggota DPRD Sulut ini.

"Mari kita jatuhkan pilihan pada caleg yang peduli dengan aspirasi másyarakat termasuk yang care dengan warga nusa utara di kota Manado," saran Mandak polos.

Penegasan lainnya juga dilontarkan Rudi Lahangsang warga Sitaro yang menetap di Kombos Bawah ini.

Menurutnya, sentuhan Arthur Kotambunan menemui langsung pemilih di rumah, merupakan bukti nyata bahwa Kotambunan sangat peduli dengan masyarakat kecil.

"Pendidikan demokrasi seperti ini yang perlu dilakukan para caleg. Supaya masyarakat tahu visi dan misi caleg," kata Lahangsang yang juga salah pengurus PKB GMIM di jemaat ini.

Warga nusa utara di kota Manado memang menempati populasi kedua terbanyak di kota Manado.

Data yang dirangkum menunjukan, jumlah komunitas nusa utara di kota Manado mencapai 30-40 persen.

Jumlah ini menunjukan, nilai bargaining warga nusa utara di setiap momentum politik termasuk pileg 2019, sangat diperhitungkan.(Obe)




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini