SULUT - PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) dan PT Meares Soputan Minning (MSM) telah bangun jalan secara internal yang kemudian mengusulkan untuk melakukan tukar guling dengan Balai pelaksana jalan nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut).
Rencana tukar guling tersebut terkuak saat Komisi III DPRD Sulut gelar Rapat koordinasi (Rakor) dengan BPJN Sulut,Senin (02/02/2026).
Pihak BPJN Sulut berhati-berhati dalam mengkaji usulan tukar guling usulan PT TTN/MSM.
Kasatker Wilayah I BPJN XV Sulawesi Utara, Ir. Ringgo Radetyo, ST., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., mengatakan status jalan nasional yang ada di Sulut saat ini masih berfungsi.
"Ada memang jalan yang dibangun secara internal oleh pihak PT.MSM yang arahnya itu nanti akan diminta tukar guling dengan jalan nasional. Jalan nasional kita sejauh ini masih berfungsi, masih fungsional, walaupun memang ada beberapa kondisi yang menyebabkan kita harus berhati-hati, cuman masih fungsional,"jelas Ringgo kepada Jurnalis usai Rakor dengan Komisi III.
Menurut Ringgo, jalan yang dibangun internal PT.TTN/MSM sepanjang 3,1 kilometer akan dikaji dan disesuaikan kwalitasnya dengan standar sesuai dengan ketentuan binamarga dan kementrian PU.
"Tentunya jalan yang mereka bangun harus sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan binamarga kemudian kementerian pekerjaan umum. Karena itu tentunya sebelum masuk pada proses tukar guling, tentunya kita ada proses memverifikasi ke lapangan terhadap pekerjaan yang mereka lakukan,"jelas Ringgo.
Untuk proses verifikasi menurut Ringgo, BPJN Sulut bersama Komisi III DPRD Sulut akan melakukan tinjauan lapangan.
"Karena mereka melakukan secara pribadi ya tidak secara pihak perusahaan itu sendiri. Mudah-mudahan kita bisa melihatnya secara bersama-sama,nanti DPRD juga pasti akan turun lokasi. Nanti kita lihat, kalau memang memenuhi, kedepan usulan itu kita pertimbangkan,"tandasnya.


