Iklan

Iklan

Alumni Usung 'Eksternal' Pimpin GMNI

Redaksi Satu
April 06, 2021, 21:59 WIB Last Updated 2021-04-06T13:59:03Z






Jakarta - Perhelatan Kongres Alumni GMNI pada bulan Juni 2021 tinggal menghitung bulan.

Semarak untuk mengkonsolidasikan kekuatan Nasionalis-Soekanois dalam memberikan sumbangan dalam pembangunan Indonesia serta sinkronasi kebijakan pemerintah menjadi perhatian penting bagi Alumni GMNI.

Wacana ketua umum alumni GMNI berasal dari kalangan luar GMNI sangat kuat mengema di dalam diskusi-diskusi alumni GMNI baik dalam dunia medsos dan rapat-rapat internal alumni GMNI.

Beberapa penjelasan mengenai tokoh-tokoh diluar GMNI menjadi ketua umum alumni GMNI sangat rasional.

Selain mengkonsolidasikan gerakan nasionalis yang hari mendapatkan tekanan-tekanan dari kelompok-kelompok trans-nasionalisme.

Alumni GMNI memandang penting tokoh-tokoh nasionalis di luar GMNI untuk berada seirama dalam perjuangan kebangsaan.

Tokoh-tokoh itu dipandang mampu memperjuangkan rakyat marhaen.

Selain itu tokoh-tokoh tersebut juga berjasa dalam mengembangkan dan memajukan bangsa dan negara serta organisasi GMNI dan alumni GMNI.

"Memang secara ad/art alumni GMNI, tokoh-tokoh tersebut bisa diterima sebagai anggota kehormatan karena jasa dan pengabdian mereka terhadap nusa dan bangsa serta kemajuan organisasi marhaenis lainnya," Tukas Kenny Putri, ideolog muda GMNI.

Pernyataan lain datang dari Aris Havana tokoh pemuda Sumatera Selatan yang memahami realita politik sekarang baik secara nasional dan global sangat di perlukan untuk kemaslahatan bersama.

"Kita bisa liat gerakan-gerakan nasionalis seakan tdk berdaya menghadapi tekanan pihak-pihak asing", jelas Aris Havana tokoh Pemuda Sumsel.

Lanjutnya, Alumni GMNI harus mampu mempertontonkan Demokrasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan kaum marhaen dan kaum tertindas lainnya.

Kebutuhan calon ketua alumni GMNI dari unsur luar GMNI sangat di perlukan utk mempercepat akselerasi gerakan agar rakyat Indonesia dapat sejahtera sesuai cita-cita founding fathers Republik Indonesia yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945

Lebih gamblang lagi Ogie, tokoh petani Jawa Barat menerangkan bahwa adanya unsur luar GMNI bertarung dalam Kongres Alumni GMNI utk memacu akumni-alumni GMNI dalam menghadapi zaman serba cepat dan mejawab peranan organisasi nasionalis menghadapi generasi alpha di 2024.

Beredar nama-nama kuat di luar GMNI sebagai Ketua alumni GMNI adalah Muldoko, Gibran walikota Solo, Bobby Nasution Walikota Medan, Deddy Corbuzier, Anies Baswedan, Ayu Ting-ting, Puan Maharani, Gisel, Aziz Gagap , Rangga Sasana, Zaskia Gotik  Duta Pancasila dan Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata.

Mereka merupakan tokoh-tokoh nasional yang punya kapasitas memberikan arah pembangunan negara ini, kata Sumanto dengan penuh semangat 45.

Kedepannya Kongres Alumni GMNI akan diselenggarakan secara hybrid. Ini merupakan organisasi cipayung yang pertama kali menerapkan Kongres secara hybrid dan E-votinng.(***)


Baca Juga

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Alumni Usung 'Eksternal' Pimpin GMNI

Terkini

Iklan