Iklan

Kementan Kesulitan Komunikasi Dengan Kadistanak Sulut, Angel Wenas : Banyak Program APBN Tak Masuk Nyiur Melambai, Kadistanak : Justru Sulut Terbanyak Penerima Bantuan

Redaksi Satu
March 02, 2026, 13:24 WIB Last Updated 2026-03-02T05:31:13Z

 






SULUT - Kementrian Pertanian (Kementan) melaporkan kesulitan menyalurkan program nasional ke DPRD Sulut diakibatkan kesulitan berkomunikasi dengan Dinas pertanian dan peternakan (Distanak) Sulawesi utara.

Ini disampaikan oleh anggota Komisi II DPRD Sulut Angel Wenas dalam Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II dengan Distanak Sulut,bahas program dan kegiatan tahun anggaran 2026, Senin (02/03/2026).

Dikatakan Wenas, Pengakuan ini disampaikan langsung oleh Dirjen di Kementan kepada dirinya saat kunjungan kerja pekan lalu.

Dengan kendala komunikasi dan koordinasi tersebut, menurut penuturan Wenas berdampak pada minimnya peluang program nasional masuk ke Distanak Sulut.

"Mnggu lalu, saya dari kementrian di dirjen pertanian dan peternakan, mereka mengeluhkan koordinasi yang tidak terlalu baik dengan distanak Provinsi Sulut, karena meminta data saja sangat sulit komunikasinya, ini penyampaian langsung dari mereka,"jelas Srikandi Demokrat ini.

Wenas menyayangkan sikap tidak komunikatifnya Kepala Distanak Sulut yang berdampak pada petani dan peternak di Nyiur Melambai.

"Tolong bilang pa Ibu kadis, sangat sulit komunikasinya, Komunikasi sulit apalagi meminta data. Beda dengan kadis sebelumnya. Jadi kita agak kaget, nanti saya sampaikan,"kata Wenas.


Menanggapi ini, Kadistanak Sulut Nova Pangemanan dikonfirmasi Via Wa mengatakan di tahun anggaran 2025 tahun lalu, Sulut justru terbanyak menerima bantuan pusat dibanding provinsi lainnya.

"Jagung 36.000 ha, padi lahan kering 6500 ha, alsintan pra dan pascapanen ,traktor 15 unit, ada yang dikirim langsung ke kabupaten/kota, belum termasuk pompa air 50 unit, alat panen padi besar 10 unit,"rinci Kadistanak.

Menurut Pangemanan, semua bantuan pusat yang masuk adalah kerja dan lobi langsung Gubermur Yulius Selvanus ke Kementan.

Menurut Nova Pangemanan, dirinya saat ini tengah berada di Kementan membawa dan mengawal amanah Gubernur Yulius Selvanus untuk kebutuhan Distanak Sulut untuk tahun 2026 ini.

"Semua usulan Gubernur Yulius Selvanus akan diakomodir Kementan termasuk hilirisasi kelapa di Minut,"tandasnya.(Obe)

Baca Juga

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kementan Kesulitan Komunikasi Dengan Kadistanak Sulut, Angel Wenas : Banyak Program APBN Tak Masuk Nyiur Melambai, Kadistanak : Justru Sulut Terbanyak Penerima Bantuan

Terkini

Iklan