Iklan

Iklan

Proyek Pembuatan Bronjong di Desa Tewasen Dinilai Kurang Transparan

April 09, 2021, 12:56 WIB Last Updated 2021-04-09T05:23:43Z

 

Para pekerja sementara melaksanakan pekerjaan dilokasi Proyek pembuatan Bronjong

MINSEL - Pembangunan atau Proyek yang digalakan oleh pemerintah pusat maupun daerah dengan menggunakan dana APBN atau APBD haruslah dilakukan secara transparan dan terbuka. Pemerintahan yang bersih dan berwibawa yang kini diharapkan mampu membangkitkan ekonomi rakyat serta memperkecil terjadinya sebuah kesalahan yang berakibatkan  seseorang atau badan usaha terjerat dengan hukum.


Proyek Pemasangan Bronjong untuk penahan Jalan akibat longsoran yang terjadi pada beberapa bulan yang lalu terjadi di jalan trans Sulawesi antara Desa Tewasen dan desa Kapitu Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dinilai kurang transparan. Sebab sudah hampir 3 bulan dilaksanakan pekerjaan plang papan informasi Proyek sebagai bentuk ketransparanan terhadap publik tidak tertera dilokasi.


Tanpa adanya plang papan informasi itu menjadi pertanyaan bagi masyarakat setempat dan sekitarnya. Seharusnya, pihak pelaksana memasang papan informasi pembangunan sebelum dimulai pembangunan tersebut, tetapi sampai saat ini sudah hampir selesai pengerjaan tidak ada papan informasi.


Salah satu masyarakat warga Desa Tewasan Roby Waroka mengungkapkan bahwa dirinya tidak melihat adanya pemasangan papan plang informasi tentang proyek tersebut. Padahal, seharusnya setiap pembangunan harus dilengkapi papan informasi terkait proyek tersebut.


"memang seharusnya proyek pembuatan Bronjong harus mempunyai Papan Informasi,(Papan Proyek) tapi sampai saat ini saya melihat tidak ada papan informasi, apakah proyek ini angaran kabupaten, provinsi atau pusat kami tidak tahu. Tapi, setau saya itu pembuatan bronjong penahan jalan yang longsor pada beberapa bulan yang lalu," Ucapnya,Selasa (6/4/21).


Sonny Rondonuwu yang juga masyarakat desa Tewasen mengatakan seharusnya sebelum melaksanakan pekerjaan sudah ada papan proyek, agar supaya kita dapat mengetahui angarannya.


"Setiap hari kita lewat ada yang bekerja mar kita nda tau dia pe angaran, kita sebagai masyarakat bertanya tanya deng kita Lia Lia di lokasi nda dapa Lia tu papan Proyek,"Ucapnya dengan dialog Manado yang sangat kental.


Salah satu pekerja yang enggan namanya disebutkan mengaku dirinya bersama pekerja lainnya sudah beberapa hari bekerja di lokasi tersebut tidak tahu anggaran proyek ini.


"Saya tidak tahu berapa angaran ini, saya juga tidak tahu bosnya ini dari mana. Kami hanya disuruh bekerja di lokasi ini," katanya.


Sementara salah satu pengawas yang berada di lokasi proyek saat di konfirmasi media ini mengatakan, bahwa papan proyek setau dia berada di titik Nol yang berada di desa kapitu.


"Jadi satau saya papan proyek ada di titik nol yang berada di desa kapitu karena papan proyek tersebut merupakan satu paket pengerjaan mulai dari  kapitu kecamatan Amurang barat sampai desa sinisir kecamatan Modoinding,"Ucapnya.


Tambahnya lebih Jelas tanyakan saja kepada Konsultan yang menangani proyek ini atau langsung ke Dinas PU (Balai Jalan) provinsi Sulut Karena saya juga hanya ditugaskan untuk mengawasi orang kerja.(76)



Baca Juga

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Proyek Pembuatan Bronjong di Desa Tewasen Dinilai Kurang Transparan

Terkini

Iklan