MINAHASA - Pembangunan puncak agotey di Desa Agotey Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, sebagai lokasi Wisata dibidang olahraga Paralayang dan Perkebunan Durian dan buah-buahan lain, membawa kabar baik bagi warga desa.
Dengan kehadiran lokasi tersebut sangat didukung warga.
Seperti halnya yang ditunjukan oleh salah satu warga Agotey, meskipun dalam keterbatasan fisik dengan salah satu kaki hanya ditopang dengan kaki palsu dalam bentuk kayu, Bereth Paat usia 80 tahun melakukan total perjalanan hampir 14 Kilometer pergi pulang kelokasi pembagunan puncak Agotey.
Di usia uzur, Opa Bereth bersikukuh menempuh jalan tanjakan menuju puncak Agotey yang berketinggian 950 Meter Diatas Permukaan Laut (Mdpl) dengan menggunakan bantuan kayu sebagai penopang berjalan perlahan kelokasi tersebut.
Pengakuan Opa Bereth, tanpa wajah kelelahan nyatakan sangat mendukung dibangunnya tempat olah raga paralayang di Desa Agotey karena dirinya yakin lokasi tersebut akan membawa perubahan besar bagi desa Agotey.
"Kita (saya) dukung penuh rencana ini. Kita rela bajalan kaki ke atas dengan pakai tongkat (sambil memperlihatkan kaki kirinya yang digantikan kayu) hampir untuk mendukung area paralayang ini," sebut Opa Bereth.
Lanjut Opa Bereth, pengembang puncak Agotey disaat beejalan nanti akan menjadi penopang perekonomian warga.
"Ini kan for torang ley (Ini kan untuk kita juga) tunjang torang pe ekonomi (tunjang perekonomian di Desa kita)" ucap Opa Bereth sambil melanjutkan perjalanan.
Opa Bereth sempat menjadi perhatian khusus saat tiba di puncak Agotey, dimana saat itu juga ada tinjauan dari Kapolda Sulut Irjen. Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. dan juga Ada juga dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulut, Dinas Kehutanan Kabupaten Minahasa, Hukum Tua Desa Agotey, Aparat Desa Koha, Camat Minahasa.



