Iklan

Iklan

DPRD Sulut Gelar Paripurba Tutup Masa Sidang Satu Tahun 2021

Redaksi Satu
April 20, 2021, 15:38 WIB Last Updated 2021-04-21T07:55:04Z


MANADO - DPRD Sulawesi Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan I tahun 2021 dan Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD (AKD), Sekaligus Pembukaan Masa Persidangan II tahun 2021 Serta Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses I tahun 2021.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulawesi Utara), Senin (19/4/2021) siang, menggelar rapat paripurna Penutupan Masa Persidangan I tahun 2021, dan Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD (AKD), sekaligus Pembukaan Masa Persidangan II tahun 2021.
Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD, dr Fransiscus Andi Silangen (FAS) tersebut juga dilakukan penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses I tahun 2021 yang telah diikuti oleh para anggota dewan, mulai sejak sepekan lalu.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sulawesi Utara dr. Andi Silangen, memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa atas rahmat dan anugerahnya masih diberikan nafas kehidupan dan kesehatan di tengah tengah situasi pandemi covid 19 yang sampai dengan saat ini masih melanda seluruh dunia, melanda bangsa dan negara kita, termasuk daerah kita provinsi Sulawesi Utara yang  kita cintai ini.




“Secara pribadi saya menyampaikan salut kepada rekan-rekan pimpina dan anggota DPRD yang tetap menunjukan performa yang maksimal dalam menjalan tugas-tugas kedewanan selama masa persidangan pertama antara lain, dalam menyerap aspirasi masyarakat, mengawal dan mengawasi kinerja pemerintah daerah, serta melakukan tugas pengawasan atas pelaksanaan peraturan daerah walaupun kita masih dalam situasi pandemi covid 19 saat ini,” kata Silangen.

Memasuki masa persidangan yang kedua nanti dijelaskan Silangen, dirinya berharap performa yang baik ini dapat semakin ditingkatkan. Kita perlu mengingatkan kembali pada diri kita masing-masing bahwa kita adalah representasi dari masyarakat. Kita berada disini karena dipilih dan dipercaya oleh masyarakat sebagai penyambung lidah untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasi dan keinginan dari masyarakat.
Pada sisi lain diungkapkan Silangen, kita dituntut untuk menjadi teladan dalam perkataan dan tindakan karena adalah representasi dari rakyat.




“Mari terus kita jaga sikap kita sebagai pejabat publik yang dipundak kita sekalian rakyat meletakkan banyak harapan. Marilah kita terus berbenah diri dan meningkatkan performa kinerja kedewanan kita, sehingga kita dapat terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjawab segala bentuk permasalahan yang ada di masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan kepada kita,” ungkap Silangen.

Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Politisi PDIP ini  juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw beserta seluruh jajaran pemerintah provinsi Sulawesi Utara yang tetap memperliahatkan kinerja yang optimal dalam menajalankan roda pemerintahan terutama mengingat situasi pandemi Covid 19 yang masih terjadi hingga saat ini DPRD Sulawesi Utara.




“Selaku mitra strategis pemerintah provinsi Sulawesi Utara sepenuhnya mendukung serta siap sedia dalam memberikan rekomendasi yang solutif terhadap berbagai permaslaahan dan upaya serta kebijakan pembangunan yang dialkauakanoleh bapak gubernur dan wagub di provinsi Sulawesi Utara,” bebernya.


Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengungkapkan pemprov Sulawesi Utara mengalokasikan kembali semua kegiatan kegiatan covid 19 merefocusing anggaran kita dari anggaran anggaran yang diusulkan oleh segenap anggota DPRD kurang lebih 213 Miliar.




“Bapak dan ibu bisa bayangkan situasi dan kondisi seperti itu tahun 2020 yang harus kita lakukan, sehingga keluhan-keluhan dari seluruh masyarakat dan tentunya keluhan keluhan dari seluruh anggota dewan karena janji politik kepada masyarakat pada saat bapak dan ibu melakukan sosialisasi, kunker dan segala macam,” ungkap gubernur Olly.


“Tadi banyak yang disampaikan oleh seluruh anggota dewan kita bisa melihat seluruh aspirasi tapi itulah kondisi yang ada dipemerintah provinsi sulawesi utara yang harus kita sadari bersama, tapi puji syukur karena apa yang kita tangani sampai hari ini membawa dampak yang positif bagi pemerintah provinsi Sulawesi Utara karena kita bisa dengan tertib melakukan penetrasi terhadap pemutusan mata rantai covid 19 sehingga ekonomi kita masih bisa bergerak dari seluruh masyarakat,” lanjutnya.


Dampak positif  ini dikatakan gubernur Olly bisa digambarkan dalam pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2021. Secara umum belum dideklarasikan oleh statistik. Tapi secara umum diskusi kita. kita sudah bisa melihat ada pertumbuhan positif dimana, beda dengan daerah daerah yang lain yang masih negatif.


“Inilah, suatu hal yang membanggakan bagi kita karena peran bapak dan ibu seluruh anggota DPRD di provinsi Sulawesi Utara bersama-sama dengan pemerintah provinsi Sulawesi Utara bisa bersinergi dalam rangka menangani , tetapi juga saya kira kita tidak melupakan usulan-usulan dari bapak ibu anggota dewan dalam pembangunan infrastruktur yang ada di provinsi Sulawesi Utara. Kemarin, saya melihat hasil kunjungan bapak dan ibu ke daerah daerah pemilihan, infrastruktur yang dikirm kepada saya sangat baik. Baik di Sangihe ataupun di Talaud, Sitaro, dalam sitausi kondisi ekonomi yang saya gambarkan tadi pembangunan bisa berjalan, begitu juga di Bolaang Mongndow, dari Minsel ke Bolmong jalan begitu lebar. Para petani bisa hidup, makanya keluhan pupuk timbul, karena semakin banyak petani sehingga membutuhkan pupuk yang banyak. Ini persoalannya ini saling kait mengkait. Disatu sisi infrastrukturnya menjadi baik, banyak yang menjadi petani, pupuknya yang kurang,” jelas gubernur Olly.


Kedepan kata Gubernur Olly, kita harus berinovasi terus menghadapi tantangan yang ada.


“Di Bolmut juga berjalan. Saya percaya di 2021 juga ini harapan bapak dan ibu walaupun di 2021 ini PAD kita berkurang, APBD kita berkurang karena DAU kita dipotong 4 persen dan harus membebani lagi refocusing 107 Miliar. Itu termasuk seluruh aspirasi dan masukan kepada pemerintah dari bapak dan ibu terhadap pemerintah provinsi dan secara merta kita harus ambil dari belanja modal yang ada,” tandas gubernur Olly.


Untuk laporan reses dilakukan per daerah pemilihan (Dapil). Dimana untuk Dapil I Kota Manado diwakili oleh Ivan Lumentut, yang membacakan laporan dan menyerahkan hasil reses kepada Pimpinan DPRD serta Gubernur Olly Dondokambey.

Dapil II Bitung-Minut diserahkan hasilnya oleh Berti Kapojos dan Dapil III oleh Tonny Supit. Sementara Dapil IV Bolmong Raya diserahkan oleh Yusra Al Habsy.
Namun sebelum menyerahkan, politisi PKB itu mengingatkan banyak aspirasi yang telah disampaikan berulang-ulang namun belum semua terakomodir. Ia berharap, aspirasi dan harapan rakyat BMR untuk periode kedua pemerintahan Olly Dondokambey-Steven Kandouw bisa direalisasikan.
Sedangkan untuk Dapil V Minsel-Mitra diwakili penyerahaan hasilnya oleh Stella Runtuwene, dan Dapil VI Minahasa-Tomohon oleh Melisa Gerungan.


Pada rapat paripurna tersebut juga dokumentasi kegiatan reses setiap anggota dewan ditampilkan langsung di layar dalam ruang rapat paripurna.

Rapat paripurna tersebut dihadiri para anggota dewan, Sekprop Edwin Silangen dan jajarannya, Forkopimda dan Sekretaris DPRD, Glady Kawatu. (advertorial)

Baca Juga

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • DPRD Sulut Gelar Paripurba Tutup Masa Sidang Satu Tahun 2021

Terkini

Iklan